Tampilkan postingan dengan label Maitreya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Maitreya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 September 2016

THE BEAUTY OF MANKIND ( part - II )



Nature is perfect and sanctified.

It provides home for all creatures, including humans. But many people do not recognize this and so do not appreciate it. Ignorance, selfishness and lack of genuine love distant our relationship with nature. 

Nature is not only heaven and earth, and all the myriad things. human also plays big part to the totality of nature. When the conscience is ignored, the beauty of nature is unexpressed.


Rabu, 03 Agustus 2016

little Maitreya with cat and mouse


littleMaitreya : We are One Family


Here the picture about us as a big Family.
No matter where do you come from, your tradition, or even religion, you and i, our blood is red, our eyes can see, our heart can feel.

here we are standing as human, as one Family.

Jumat, 09 Oktober 2015

Sesungguhnya untuk apa manusia bersusah- susah hidup di dunia?


Sesungguhnya untuk apa manusia
bersusah- susah hidup di dunia?
Apa yang ingin dicapai dalam
kehidupan? Sekian puluh tahun
berjuang, untuk apa
mempertahankan hidup ini? 

Masa lalu, masa depan dan masa kini


https://www.facebook.com/photo.php?fbid=177023695970000&set=pcb.881921805236349&type=3&theater

Kehidupan sekarang adalah buah sebab akibat


https://www.facebook.com/groups/696541497107715/

Sabtu, 18 April 2015

Ketika orang lain berbuat hal yang tidak baik kepada kita, apa yang harus kita lakukan?

























Judul yang tertulis dibuku: "Sungguh gaib Hukum Karma, sungguh gaib Hukum Kebenaran Nurani"

Hello Sahabat,
Ananda ingin berbagi sedikit cerita mengenai pribadi Buddha Maitreya,
Sepenggal wejangan diatas adalah manifestasi dari pribadi Buddha Maitreya, Beliau dikenal dengan motto :"Dimarah tidak membalas, dipukul tidak melawan"
Sungguh mustahil rasanya kita bisa melaksanakan motto seperti itu, namun karena hati Buddha Maitreya sangat luas dan lapang sehingga dapat memancarkan cinta kasih yang demikian tulus.
Kalau manusia awam seperti ananda, bila dimarah orang lain, harus ditunjukkan kesalahan ananda dimana? kalau ananda merasa benar, yah pastinya kesal, malah bisa mengomel tiada habisnya sepanjang hari.
Bila dipukul, wah... lebih gawat lagi daripada hanya sekedar dimarahi orang lain.
Setelah ananda mendapatkan wawasan lebih dalam lagi di Vihara Maitreya, baru tersadar bahwa sepatutnya bersyukur bila ada yang memarahi, mencaci-maki, memfitnah dll, karena justru disaat itulah ananda sedang membayar hutang karma.
Jujur, kadang-kadang ananda masih terbawa emosi juga, tapi tetap terus semangat belajar intropeksi dan memperbaiki diri.
Untuk Sahabat yang sedang mencermerlangkan pribadi, tetap semangat dan jangan putus asa yah...
Asalkan ada niat dan meneguhkan tekad, niscaya akan berhasil.
Jia you!
Ganbatte!
Semangat!

Kamis, 16 April 2015

Little Maitreya brings a rainbow

"Don't cry my sweetheart...  here's a rainbow for you.."

it's like a magic for me.
this picture, i made it when i felt sad because of many problems, anxiety and fear leaked into my brain, there's so dark... i imagined how if they can't be resolved, and the ending of my life can be unexpected. Until now, i can't find the answer. 
But in my heart, i always believe that Buddha Maitreya will save me when the time comes. It will be better sooner or later. Just have to wait in faith, nobody know about the future, right?