Tampilkan postingan dengan label Kasih Orang tua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kasih Orang tua. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 November 2015

Miss Thailand Tak Malu Sujud di Kaki Ibunya yang Pemulung




Siakapkeli.my




Siakapkeli.my


Tentu ada alasan kuat Khanittha bersujud kepada sang ibunda tanpa rasa malu. "Apa yang aku raih saat ini karena ibuku. Ia yang membuatku hidup dengan melakukan segala pekerjaan dengan jujur, sehingga tak ada alasan bagiku merasa rendah diri," tuturnya seperti dikutip laman DramaFever, Rabu, (28/10/2015).

Melihat sosok Khanittha dalam foto mungkin membuat kita berpikir ia layaknya puteri-puteri kontes kecantikan lain yang anggun. Namun dalam kehidupannya ia menjalani dengan keras. Ia banyak melakukan pekerjaan kasar termasuk membantu ibunya mengumpulkan dan mendaur ulang sampah. Meski sering dianggap pekerjaan rendahan gadis cantik ini tetap optimis atas apa yang dilakukannya.

Sebagai anak pemulung ia tak menyangka bakal memenangkan salah satu kategori. "Ketika juri mengumumkan bahwa aku pemenangnya tak pernah ku sangka," ujarnya. "Apa yang kucapai hari ini karena kerja keras ibuku juga," ucap Khanittha bangga.

http://health.liputan6.com/read/2351811/miss-thailand-tak-malu-sujud-di-kaki-ibunya-yang-pemulung?p=2

Rabu, 07 Oktober 2015

Ingin Anak Suka Makan Sayur? Kenalkan sejak Dalam Kandungan



JAKARTA, KOMPAS.com — Sering kali orangtua merasa kesulitan menghadapi anak yang tidak suka sayur. Sebab, sayuran juga buah-buahan merupakan makanan sehat dan baik untuk tumbuh kembang anak. Untuk itu, orangtua penting mengenalkan sayur pada anak sedini mungkin, bahkan sejak si kecil masih dalam kandungan.

Senin, 28 September 2015

KISAH POHON APEL DAN SEORANG ANAK KECIL


Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.

Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.

Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih.

Masih ingatkah kita ?


kasih ibu

Waktu kamu berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu … sebagai
balasannya … kamu menangis sepanjang malam.

Waktu kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan ..
sebagai balasannya … kamu kabur waktu dia memanggilmu

Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang
… sebagai balasannya …. kamu buang piring berisi makananmu ke lantai

Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna … sebagai
balasannya … kamu corat coret tembok rumah dan meja makan

Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan
indah..sebagai balasannya … kamu memakainya bermain di kubangan lumpur

Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah … sebagai
balasannya … kamu berteriak “NGGAK MAU …!”

Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola … sebagai balasannya ..kamu
melemparkan bola ke jendela tetangga

Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim … sebagai dalasannya ..kamu
tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu

Waktu kamu berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu
..sebagai balasannya … kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar

Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang
sampai pesta ulang tahun …. sebagai balasannya … kamu melompat
keluar mobil tanpa memberi salam

Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu
kebioskop … sebagai balasannya …. kamu minta dia duduk di barisan lain

Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk
orang dewasa … sebagai balasannya …. kamu tunggu sampai dia keluar rumah

Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena
sudah waktunya ..sebagai balasannya.. kamu bilang dia tidak tahu mode

Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan
… sebagai balasannya …. kamu nggak pernah menelponnya.

Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu …
sebagai balasannya … kamu kunci pintu kamarmu

Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil …sebagai
balasannya … kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa
mempedulikan kepentingannya

Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting ..
sebagai balasannya … kamu pakai telpon nonstop semalaman,

waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA..
sebagai balasannya … kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi

Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu
ke kampus pada hari pertana …. sebagai balasannya … kamu minta
diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen.

Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya “Darimana saja seharian
ini?”.. sebagai balasannya … kamu menjawab “Ah, cerewet amat sih, pengen
tahu urusan orang.”

Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk
karier masa depanmu … sebagai balasannya … kamu bilang “Aku nggak mau
seperti kamu.”
Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus
perguruan tinggi …. sebagai balasanmu … kamu nanya kapan kamu bisa main
ke luar negeri

Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah
barumu … sebagai balasannya …. kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya
furniture itu

Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya
tentang rencana di masa depan … sebagai balasannya … kamu mengeluh
“Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu.”

Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu ..
sebagai balasannya … kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500
km.

! Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat
bayimu … sebagai balasannya …. kamu katakan “Sekarang jamannya sudah
beda.”

Waktu kamu berumur 40 tahun, dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah
satu saudara dekatmu … sebagai balasannya kamu jawab “Aku sibuk sekali,
nggak ada waktu.”

Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan
perawatanmu … sebagai balasannya …. kamu baca tentang pengaruh negatif
orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya

dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang … dan tiba-tiba kamu
teringat semua yang belum pernah kamu lakukan, … dan itu menghantam
HATIMU bagaikan pukulan godam

MAKA ..
JIKA ORANGTUAMU MASIH ADA .. BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN PERHATIAN LEBIH
DARI YANG PERNAH KAMU BERIKAN SELAMA INI
JIKA ORANG TUAMU SUDAH TIADA … INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG
TELAH DIBERIKANNYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU

http://www.maitreyavoice.com/perjalanan-hidup/

Berkepala Kecil, Bayi yang Menggemaskan Ini Berjuang Hidup

Berkepala Kecil, Bayi yang Menggemaskan Ini Berjuang Hidup

Jakarta, 27 Agustus 2014 lalu, Jaxon lahir dari pasangan Brittany dan Brandon. Kondisi Jaxon tidak seperti bayi-bayi lainnya, dia memiliki kondisi microhydranencephaly. Ini merupakan kondisi yang jarang terjadi, merupakan kelainan perkembangan otak dan ditandai dengan microcephaly maupun hydranencephaly.

Kanker Stadium Akhir, Tom Siapkan Rekaman Cerita untuk Putrinya

Kanker Stadium Akhir, Tom Siapkan Rekaman Cerita untuk Putrinya

Worksop, Inggris , Waktu rupanya tak berpihak pada Tom Bradshaw. Saat ini ia mengidap kanker langka stadium akhir yang dapat merenggut nyawanya sewaktu-waktu.

Jumat, 21 Agustus 2015

Keluarga ini tetap saling mencintai meski ada yang menderita kelainan wajah

Cambridge, Simon Moore (30) mengalami cacat di wajahnya akibat Treacher Collins Syndrome (TC syndrome) yang ditandai dengan kelainan kraniofasial misalnya tidak adanya tulang pipi. Ternyata, kondisi yang dialami Mison juga menurun ke anaknya, Alice.

Simon dan Alice, Ayah dan Anak yang Punya Wajah dengan Bentuk Tak Sempurna

Selasa, 18 Agustus 2015

Bayi ini terlahir tanpa bola mata

Meski Lahir Tanpa Bola Mata, Tapi Bayi Ini Sungguh Menawan

Cwmbran, South Wales,Wajah bayi yang belum lama lahir ini begitu cantik. Sekilas dia tampak sedang nyenyak tidur. Tidak ada yang menyangka bahwa bayi bernama Daisy itu lahir tanpa bola mata.

Jumat, 14 Agustus 2015

Kerangka ini membuktikan kasih Ibu kepada anaknya

Kerangka yang ditemukan berpasangan ini buktikan kasih ibu sepanjang  masa

Benar kiranya ungkapan "Kasih Ibu Sepanjang Masa". Penemuan kerangka di salah satu situs arkeologi Zaman Perunggu di Provinsi Qinghai, Cina, menunjukkan dua kerangka yang saling berpelukan.